Cara kerja dekoder audio
Masukkan file audio dan browser Anda akan memindainya untuk mencari nada yang stabil (biasanya antara 300 Hz dan 1 kHz). Setiap kali nada terdengar, dekoder mencatatnya sebagai "key-down"; setiap keheningan adalah "key-up". Alat ini mengukur durasi setiap sinyal, mengalibrasi bip terpendek sebagai titik, dan mengklasifikasikan bip yang lebih panjang sebagai garis. Jeda antar sinyal diterjemahkan menjadi pemisah huruf dan kata. Pola yang dihasilkan kemudian didekode menggunakan bagan Morse sesuai bahasa yang Anda pilih.
Tips untuk hasil terbaik
- Gunakan rekaman yang bersih dengan gangguan suara latar seminimal mungkin.
- Dekoder bekerja paling baik jika pengirim Morse menggunakan nada tunggal yang stabil.
- Waktu yang konsisten antara titik, garis, dan jeda akan meningkatkan akurasi secara signifikan.
- Pastikan level audio cukup tinggi untuk melewati ambang deteksi, namun tidak sampai pecah (clipping).
- Untuk kode yang sangat cepat, kurangi durasi titik di pengaturan agar bip pendek tetap terdeteksi.
Privasi
Semuanya berjalan secara lokal di browser Anda. File apa pun yang Anda masukkan atau buka tidak akan pernah diunggah atau disimpan di server mana pun.